Layer 5: Orchestration
Bagaimana CAF Orchestrator merangkai empat layer sebelumnya jadi satu pipeline yang jalan sendiri.
Layer 5 adalah lapisan yang menjalankan semuanya — merangkai Layer 1 sampai 4 jadi satu pipeline yang bergerak otomatis dari perubahan status ticket sampai PR siap direview. Ini yang dikerjakan oleh CAF Orchestrator.
Apa yang dilakukan orchestration
- Menerima webhook saat status ticket berubah di Linear atau Jira
- Mengantrikan job untuk fase yang sesuai lewat BullMQ + Redis
- Spawn agent Claude Code headless untuk fase itu — agent membaca Layer 1 dan Layer 2, lalu menulis hasilnya ke Layer 3
- Menunggu hasil Layer 4: Quality Gates sebelum memutuskan lanjut ke fase berikutnya atau berhenti menunggu manusia
Orchestrator tidak pernah melompati urutan ini. Kalau gate gagal atau menunggu approval, pipeline berhenti di situ — tidak ada jalur pintas ke fase selanjutnya.
Kenapa self-hosted
Orchestrator jalan di VPS milik kamu sendiri, bukan sebagai layanan yang dikelola Coderium. Konsekuensinya: kode dan artifact proyek kamu tidak pernah keluar dari infrastruktur yang kamu kontrol. Ini bukan detail implementasi kecil — ini bagian dari janji privasi CAF.
Detail instalasi, konfigurasi webhook, dan variabel environment ada di halaman CAF Orchestrator.
Lima layer, satu pipeline
| Layer | Peran |
|---|---|
| 1. Project Knowledge Base | Konteks proyek yang dibaca semua agent |
| 2. Agent Definitions | Peran, batasan akses, kebijakan retry tiap agent |
| 3. Artifact Handoff | Hasil tiap fase, disimpan sebagai Markdown di repo |
| 4. Quality Gates | Gate otomatis + gate manusia sebelum lanjut fase |
| 5. Orchestration | Menjalankan urutan di atas secara otomatis, self-hosted |
Kelima layer ini yang membuat CAF berbeda dari sekadar "menjalankan AI agent" — governance-nya ada di setiap lapisan, bukan cuma di satu titik pemeriksaan akhir.